Tags

, , , , , , , ,

SUARA PEMBARUAN
Senin, 27 Juni 2011 | 17:52

Pendiri Purwadhika Nusantara, Purwa Hartono [istimewa] Pendiri Purwadhika Nusantara, Purwa Hartono [istimewa]

[JAKARTA] Era robot semakin digemari banyak pihak. Perkembangan teknologi canggih mendukung terciptanya robot-robot yang menyerupai dan berperilaku seperti manusia.

Paduan teknologi robotika dan cloud computing (komputasi awan) menghasilkan cloud robot yang berbeda dengan semua robot yang ada sekarang ini dan diklaim memiliki intelegensi yang sangat luar biasa. Bahkan tidak terbatas lantaran memiliki ‘cloud brain’ yang terdiri dari processor dan data yang tak terbatas jumlahnya di cloud (internet).

Adalah Institute of Technology Purwadhika Nusantara, sebuah institusi pendidikan yang menarik minat sekaligus penggiat cloud computing di Indonesia. Dengan menggandeng World Robotic Explorer dan dikembangkan oleh Microsoft, mereka membuka jurusan Strata 1 di bidang Cloud Computing for Robotic untuk menyongsong era tersebut, yang dapat memiliki robot pintar dan dapat mengendalikannya.

“Robot sudah terbukti bermanfaat bagi kehidupan manusia di berbagai bidang. Namun manfaat yang dapat diberikan masih terbatas pada kegiatan-kegiatan yang kurang memerlukan tingkat intelegensi yang tinggi,” kata pendiri Purwadhika Nusantara, Purwa Hartono, di Thamrin City Jakarta, Senin (27/6).

Dikatakan, saat memasuki babak baru cloud computing memungkinkan robot melakukan pekerjaan bahkan melebihi intelegensi manusia yang dikenal sebagai cloud robot. Cloud computing sendiri merupakan database yang dapat diakses dengan menggunakan internet.

Semua data akan tersimpan di server dan dapat diakses melalui teknologi yang dimilikinya seperti smartphone, netbook atau notebook. Karena itu, data yang ada tidak terbatas dibandingkan data yang ada pada sebuah gadget. Dengan teknologi ini, ketiga badan yang bergerak dibidang pengembangan IT di atas mencoba mengembangkan robot-robot pintar dengan tingkat intelegensia yang tinggi.

Dengan sistem tersebut, tidak perlu jadi seorang programer, semua orang bahkan yang tidak memiliki keahlian dibidang IT sekali pun dapat mengendalikan robot dengan menggunakan gadget yang sering digunakannya melalui jaringan internet dan tanpa sistem komputerisasi canggih karena otak robot semua tersimpan di dalam ‘awan’ atau internet.

“Robot pun dapat berkomunikasi dengan robot di belahan dunia lain, serta dapat berkomunikasi dengan manusia tanpa mengenal jarak,” tambahnya.

Direktur World Robotic Explorer Jully Tjindrawan, menambahkan optimis dunia robotik di Indonesia terus semakin berkembang pesat. Hal itu dikarenakan pihaknya telah mengembangkan robot yang dapat dikendalikan melalui OS apple seperti iPad, iPhone, ataupun Mac.

“Kami senang dan bersemangat memajukan dunia informasi dan teknologi unbtuk mewujudkan impian Untukmu Indonesiku. Kami sudah mengembangkan pengendalian dari iPad dan iPhone, saat ini sedang dikembangkan pengendalian robot dari OS android dan Microsoft,” ungkapnya. [H-15]